Minggu, 09 September 2012

Cerita Sex mahasiswi

 
  Cerita Sex mahasiswi  

kulihat Pak Iwan baru saja selesai makan dan akan meninggalkan ruang makan kulihat dia hanya tersenyum kepadaku yang kubalas dengan senyuman. Selesai makan sebenarnya aku mencari Pak Iwan tapi di ruang keluarga tidak kutemukan, aku lalu berpikir mungkin dia sudah ada di kamarnya. Jam 11.30 malam setelah nonton TV, aku beranjak menuju kamar tidurku untuk istirahat setelah tadi siang aku mengeluarkan banyak tenaga melawan permainan nafsu dari Pak Iwan, aku sedang berbaring di tempat tidurku tiba-tiba pintu kamarku terbuka dan Pak Iwan berdiri di depan pintu dengan menggunakan piyama model baju handuk. "Eh.. Pak Iwan, ada apa Pak?" "Maaf, yach.. Nov.. boleh aku masuk.." "Silakan Pak.." Pak Iwan lalu masuk ke kamar tidurku dan langsung duduk di sampingku di tempat tidur, otomatis aku lalu merubah posisiku duduk di samping Pak Iwan. "Nov, maaf yach tadi siang, saya berbuat salah." "Eh, nggak apa-apa kok Pak, Nov senang kok, Nov benar-benar puas tadi siang, bagaimana dengan Bapak.. puas nggak?" "Ah yang benar Nov, kamu nggak apa- apa nih, tapi memang saya belum puas tadi siang, bisa nggak kamu muasin saya malam ini, soalnya saya lagi coba pakai tangkur buaya.." "Ah, masa sih Pak, tadi siang belum puas, tapi kalau malam ini Bapak mau puas juga boleh, tapi badan saya agak capai gara-gara tadi siang." "Nggak, apa-apa kok Nov, kalau kamu capai kamu diam saja biar saya yang berpacu.. OK!" "OK.. lah terserah Bapak." Pak Iwan lalu langsung melepaskan baju piyama yang dikenakan setelah aku setuju untuk memuaskannya malan ini, batangnya yang menggantung keras menantang ke arahku. Baju dasterku langsung diloloskan dari tubuhku oleh bantuan tangannya dan kami pun melakukan hubungan layaknya suami istri. Malam itu aku dibikin pingsan sampai 3 kali, tenaga Pak Iwan benar- benar luar biasa, permainan kami berlangsung dari jam 12.00 malam dan berakhir kira-kira jam 05.00 pagi, ketika terdengar ayam berkokok. Hebatnya Pak Iwan selama 5 jam permainan, dia hanya 1 kali mencapai puncak orgasme yaitu pada saat akhir permainan, sedangkan aku 5 kali orgasme dan 3 kali pingsan. Dan yang lebih hebatnya batang Pak Iwan selama permainan berlangsung tetap tertancap dalam vaginaku dan bermacam posisi serta tetap keras dan tegang selama 5 jam. Hubungan permainanku dengan Pak Iwan (bapaknya budeku) tidak hanya terjadi di rumah Pakde dan Bude di Surabaya, kami pun melakukannya di Malang, Banyuwangi (rumahnya Pak Iwan sendiri) dan di Bali. Selama 4 bulan hubungan kami, dua bulan aku berada di Banyuwangi dan sisanya kami lakukan di Bali, Malang dan Surabaya. Sesudah 4 bulan hubunganku dengan Pak Iwan akhirnya terbongkar juga oleh anaknya Pak Iwan (Budeku sendiri) dimana disaat aku sedang telanjang di atas Pak Iwan yang juga bugil, kami tidak tahu kalau Bude dan Pakde pulang dari luar negeri pada hari itu, kami kepergok ketika kamar tidurku dibuka oleh Bude, dia pun langsung pingsang melihat ayahnya sedang berbuat mesum dengan keponakannya. Hari itu juga aku diusir dari Surabaya, sementara Pak Iwan pulang ke Banyuwangi. Cerita Sex Gadis Sekolah - Dengan uang yang kupunya hasil pemberian Pak Iwan selama kami berhubungan aku kembali ke Jakarta. Aku ke Jakarta untuk pulang tapi aku tidak pulang ke rumah melainkan ke bengkel putra sepupu laki-laki ku,

  

Nov, kamu.. kabarnya gimana..?" putra memelukku setelah hampir 6 bulan kami tidak bertemu, setelah kuceritakan nasibku pada putra sepupu laki-laki ku, putara bersedia menerimaku untuk tinggal bersamanya di bengkel. Sejak saat itu hingga kini, 2 bulan aku tinggal bersama sepupu laki-laki ku, dan nostalgia kami pun muncul yaitu melakukan hubungan layaknya suami istri. Sekarang aku hidup bersama putra sepupu laki-laki ku, aku seperti istri bagi sepupuku, aku melayani hidup sepupuku dan aku berkomitmen untuk tidak melanjutkan kuliah, dan pikiranku kepada para lelaki korban godaanku pun kubuang jauh-jauh yaitu terhadap kepala sekolahku, pamanku dan Pak Iwan, saat ini pikiranku hanya melayani putra sepupu laki-lakiku dan membantunya di bengkel. Inilah kisahku sebagai wanita penggoda, semoga para pembaca tidak ada yang nasibnya seperti diriku.
 

3 komentar: